Aktivitas Penyebab Keguguran Yang Harus Di Hindari Ibu Hamil

Aktivitas penyebab keguguran kehamilan adalah hal yang dinanti nanti oleh pasangan yang baru menikah, tentu saja bagi pejuang dua garis ketika sudah dinyatakan positif hamil akan merasakan kebahagiaan dan kekhawatiran secara bersamaan, di awal kehamilan calon ibu merasa bahagia karena akan segera mendapatkan keturunan yang dinanti, Namun di awal kehamilan juga calon ibu selalu di bayangi oleh kekhawatiran dalam menjaga janin yang ada di perutnya agar selalu sehat dan selamat sampai lahir ke dunia.

Mereka pun senantiasa berhati hati dalam ber aktivitas agar tidak mengalami keguguran, terjadinya keguguran memang tidak dapat di prediksi akan tetapi akan mengetahui penyebab utama keguguran setidaknya calon ibu bisa lebih berhati hati.

Ibu yang hamil trimester awal harus menjaga diri dari aktivitas penyebab keguguran seperti mengangkat barang berat, olah raga berlebihan, melompat lompat, menari berat dan lainnya, ibu hamil yang kelelahan membuat suplai oksigen ke janin terganggu karena pembuluh darahnya mengecil dan imunitas tubuh sang ibu menurun, jika imunitas ibu menurun virus dan bakteri mudah menyerang, selain itu stres atau beban pikiran yang berlebihan dapat memicu terjadinya keguguran stres menyebabkan ketidak seimbangan hormonal yang membuat kondisi janin lemah.

https://carapelancarkandungan.com/aktivitas-penyebab-keguguran-yang-harus-di-hindari-ibu-hamil/

Devinisi keguguran

Keguguran adalah peristiwa hilangnya janin secara tiba tiba, biasanya terjadi sebelum umur janin mencapai 20 minggu peristiwani biasa dialami oleh 10 sampai 20 persen kehamilan.

Penyebab keguguran yang sering terjadi

  • Kondisi promosom yang abnormal

Abnormalitas pada kromosom merupakan penyebab utama janin dalam kandungan tidak bisa berkembang dengan baik, keabnormalannya tersebut bisa terjadi pada sel sperma atau sel telur atau keduanya pada saat proses pembentukan embrio. Menurut penelitian, wanita yang hamil diatas 35 tahun keatas lebih rentan mengalami keguguran akibat ketidak normalan kromosom, Secara medis sel telur yang mengalami penuaan menjadi alasan kenapa hal ini bisa terjadi, keguguran yang di sebabkan oleh ketidak normalan kromosom belum bisa di ketahui cara pencegahannya, hal ini menjadi alasan adanya himbauan kepada wanita untuk merencanakan program hamil sebelum usia 35 tahun paling bagus sebelum usia 30 tahun.

  • Kondisi kesehatan khusus

Diabetes dan gangguan tiroid dapat menyebabkan keguguran, baikhipotiroid maupun hipertiroid dapat mengganggu kesuburan dan keguguran yang berulang, diabetes beresiko dapat menyebabkan peningkatan resiko keguguran saat trimester awal dan menyebabkan bayi lahir cacat.

  • Buruknya kwalitas sperma

Kwalitas sperma yang buruk bisa memicu keguguran berulang, Menurut hasil penelitian sperma pria yang pasangannya pernah mengalami keguguran mempunyai tingkat kerusakan yang lebih tinggi pada DNA nya.

  • Kelainan rahim

Uterus septa merupakan salah satu kelainan pada rahim dimana rahim wanita di sekat oleh dinding otot atau jaringan ikat fibrosa, bahkan septum tersebut dapat memanjang hingga ke rahim (septum parsial) atau pun leher rahim (septum lengkap) dengan adanya kelainan tersebut embrio tidak dapat di tanam atau bisa di tanam namun tak bisa bertahan hidup di dalam rahim, kelainan ini dapat diatasi dengan operasi.

Perilaku yang menyebabkan keguguran

Pasti banyak ibu ibu yang penasaran tentang kegiatan apa saja yang menyebabkan keguguran, kebiasaan ibu hamil yang tidak sehat dapat meningkatkan resiko terjadinya keguguran, kebiasaan yang berbahaya bagi janin adalah sebagai berikut :

  • Merokok

Asap rokok mengandung racun yang berbahaya bagi janin, sebaiknya ibu hamil yang memiliki kebiasaan merokok segera menghentikan kebiasaan ini karena asapnya dapat meracuni paru paru janin dalam kandungan, bayi pun beresiko tinggi untuk lahir dalam kondisi prematur, cacat paru paru bawaan, dan meninggal dalam kandungan atau keguguran.

  • Minuman yang mengandung Kafein

Teh dan kopi dan minuman berkafein lainnya yang secara berlebihan dikonsumsi oleh ibu hamil dapat menimbulkan keguguran, berat bayi lahir rendah dan kematian pada janin di dalam kandungan, selain itu kafein yang berlebihan membuat ibu hamil mengalami anemia, nyeri ulu hati dan menaikkan asam lambung, ibu hamil sebaiknya tidak mengkomsumsi minuman berkafein lebih dari 500mg atau 5 cangkir perhari.

  • Minum minuman ber alkohol

Minum minuman ber alkohol dapat menyebabkan kelainan bawaan atau cacat pada bayi, perlu di ketahui aliran darah ibu yang meminum minuman ber alkohol membawa alkohol melewati plasenta dan masuk kedalam janin, padahal hati janin belum bisa memproses alkohol layaknya hati orang dewasa, alkohol juga dapat merusak sistem saraf dan otak janin sehingga dapat meningkatkan resiko cacat mental pada bayi lahir, oleh karena itu disarankan ibu hamil menghentikan kebiasaan ini.

  • Mengkomsumsi makan manis

Makanan manis memang menggoda untuk di konsumsi oleh ibu hamil karena dapat mengurangi rasa asam di mulut, akan tetapi mengkomsumsi banyak makanan manis dapat menyebabkan diabetes, diabetes yang dialami ibu hamil bisa membuat berat janin berlebihan dan keguguran.

  • Makan junkfood

Junkfood memiliki kandungan nutrisi yang rendah maka kebiasaan makan junkfood yang terlalu sering bisa membuat ibu hamil dan janin bisa mengalami obesitas.

  • Minum obat

Mengkomsumsi obat obatan seperti obat kecantikan atau suplemen kesehatan yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan janin, sebaiknya sebelum mengkomsumsi obat atau suplemen ibu hamil di sarankan konsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Baca juga artikel : cara menggugurkan kandungan

Ciri ciri keguguran

Tanda tanda keguguran adalah adanya darah yang keluar dari mulut rahim seringnya terjadi pada trimester awal, keluarnya darah tersebut berupa bercak bercak darah atau aliran darah, saat peristiwa itu terjadi gumpalan darah dan jaringan juga ikut luruh bersamaan dengan darah, gejala yang dialami ibu hamil berupa nyeri dan kram perut serta nyeri punggung di bagian bawah

Berdasarkan ciri-cirinya, keguguran dapat dikatagorikan menjadi 3 tahap yaitu :

  1. Abortus insipiens adalah dimana kondisi janin belum keluar dari kandungan, keguguran ini tidak dapat dihindari karena terjadi pembukaan jalan lahir disertai pendarahan.
  2. Abortus inkomplit adalah kondisi dimana suatu janin sudah keluar sebagian sehingga perlu dilakukan operasi penguretan untuk memberihkan sisanya.
  3. Abortus komplit adalah suatu kondisi dimana janin sudah keluar dari rahim secara keseluruhan tidak semua pendarahan pada rahim menandakan peristiwa keguguran, biasanya ibu hamil akan mengalami flek darah dari rahim setelah terjadi pembuahan 6 sampai 12 hari yaitu saat janin menempel di dinding rahim, dalam istilah medis pendarahan ini di sebut pendarahan implantasi, umumnya banyak wanita yang tidak menyadari dirinya hamil saat mengalami pendarahan implantasi.

Sebaiknya jika mengalami pendarahan pada rahim, anda segera konsultasikan ke dokter agar di ketahui penyebab pasti dan kondisi janin anda, di samping itu anda perlu ke dokter saat anda mengalami deman, muntah berlebih, keputihan yang tidak wajar, juga nyeri saat buang air kecil, alangkah baiknya saat anda mengetahui bahwa anda sedang hamil periksakan kehamilan anda secara rutin ke bidan atau dokter yang bersangkutan, hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi perkembangan janin di dalam kandungan anda.

Baca juga artikel : makanan sehat untuk ibu hamil

Demikian sedikit ulasan mengenai keguguran pada ibu hamil bagi anda yang sedang hamil atau merencanakan sebuah kehamilan, semoga diberi kemudahan dalam prosesnya

Updated: 21 Maret 2021 — 4:03 pm
Cara Menggugurkan Kandungan 100 Berhasil Dan Terbukti Nyata Mencegah Kehamilan © 2020 Cara menggugurkan kandungan
Open chat
1
Ada yang bisa kami bantu